Curhat Suami karena Istri Tidak Cukur Rambut Kemaluan

istri tidak cukur rambut kemaluan

Di media sosial viral tangkapan layar berisi pesan diprediksi dari seseorang laki- laki tentang istrinya. Si laki- laki yang mengaku berumur 29 tahun tersebut merasa jengkel sebab istrinya malas merapikan rambut kemaluan, telah 6 tahun lebih tidak dicukur. Jadi curhat suami karena istri tidak cukur rambut kemaluan itu pun menjadi viral.

” Aku ga tau lg wajib metode apa ingetin istri serta supaya istri ngerti jika aku kesiksa sama bulu kemaluannya. Aku risih liatnya kaya jorok, aku jadi malas ikatan tubuh,” tulis pesan yang dibagikan oleh pengguna Twitter@kom********nthy pada Jumat( 1/ 11/ 2019).

Sebagian netizen membagikan respon, mayoritas menunjang supaya rambut kemaluan si istri dirapikan. Tujuannya demi melindungi kebersihan.

” Bukannya gmn ya, tetapi abis mens kan baiknya dirapihkan supaya bersih.. ini ga kebayang pula sih jujur abis berkemih, ngelap pake tisunya wajib sebanyAk apa supaya dapat kering,” pendapat pengguna Twitter@sa*******naz

Terpaut kesehatan organ seksual serta rambut kemaluan, spesialis kulit dokter Armansjah Dara Sjahrudin, SpKK, MKes, dari Rumah sakit Mayapada sempat berkata kalau mencukur rambut kemaluan sesungguhnya diperbolehkan. Rambut kemaluan tidak hendak memunculkan permasalahan ataupun kendala kesehatan sepanjang kebersihannya dicermati.

” Secara higienis jika dirawatnya dengan baik harusnya tidak jadi permasalahan¬†judi slot via pulsa buat kesehatan,” kata dokter Dara sebagian waktu kemudian.

Di media sosial viral cerita tentang suami yang jengkel sebab istrinya tidak sempat muncukur rambut kemaluan sepanjang 6 tahun. Perihal ini dikenal dari tangkapan layar yang tersebar, diunggah oleh salah satu pengguna Twitter. Pada umumnya istri tidak cukur rambut kemaluan itu memang dapat berbahaya untuk kesehatan.

” Aku ga tau lg wajib metode apa ingetin istri serta supaya istri ngerti jika aku kesiksa sama bulu kemaluannya. Aku risih liatnya kaya jorok, aku jadi malas ikatan tubuh,” tulis pesan yang dibagikan oleh pengguna Twitter@kom********nthy pada Jumat( 1/ 11/ 2019).

Memanglah sesungguhnya apa resiko permasalahan apabila kita tidak sempat muncukur ataupun merapikan rambut kemaluan? Bagi ahli dokter Amaranila Lalita Drijono, SpKK, terdapat mungkin jadi lebih susah buat melindungi kebersihan zona organ seksual.

Bagi perempuan yang akrab disapa dokter Nila ini dengan keadaan Indonesia yang tropis seorang bisa jadi hendak gampang berkeringat. Perihal ini dapat terus menjadi parah pada zona organ seksual sebab rambut yang sangat rimbun.

” Hendaknya rambut di wilayah pubis ditipiskan ataupun di- trimmed, supaya bisa lebih gampang dilindungi kebersihannya,” kata dokter Nila sebagian waktu kemudian.

Rambut kemaluan yang dibiarkan sangat panjang serta tidak dilindungi kebersihannya disebut- sebut dapat jadi tempat jamur, kuman, apalagi kutu kemaluan bersarang di kulit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *