Mobil Fuel Cell Sudah Ada Sejak 1966

Mobil Fuel Cell Sudah Ada Sejak 1966

Menipisnya cadangan minyak di dunia membuat berbagai perusahaan otomotif mulai berpikir tentang penggunaan sumber energi alternatif. Sebuah alternatif yang sedang dikembangkan sebagai sumber listrik adalah mobil sel bahan bakar atau fuel cell. Kenali Mobil Fuel Cell sudah ada sejak 1966 yang menjadi mobil paling berpengaruh.

Tidak seperti mobil listrik yang menggunakan baterai sebagai sumber daya untuk mengemudi motor, mobil sel bahan bakar memperoleh energi listrik dari reaksi kimia antara hidrogen disimpan dalam tangki dan oksigen dari udara, reaksi kimia tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga menghasilkan air,

Sejarah perkembangan dari sel bahan bakar itu sendiri sudah ada sejak tahun 1800-an, tetapi judi via pulsa hanya pada tahun 1966, teknologi ini diterapkan ke mobil. General Motors Chevrolet Electrovan mengembangkan yang dianggap sebagai mobil pertama yang menggunakan sel bahan bakar sebagai sumber energi.

Teknologi sel bahan bakar untuk mobil terus tumbuh sampai akhirnya pada tahun 2002, Toyota dan Honda telah menjadi pelopor mobil sel bahan bakar. Pada bulan Desember 2002, kedua perusahaan telah disampaikan ke kantor otomotif bahan bakar cellnya Perdana Menteri Jepang pada saat, Junichiro Koizumi. Koizumi kemudian memimpin test drive mobil ini.

Honda menjadi yang pertama untuk memulai sebuah mobil sel bahan bakar untuk konsumen. Setelah dipamerkan di Detroit Auto Show pada tahun 2007 di bawah Concept nama FC, Honda telah resmi meluncurkan FCX ​​Clarity pada 2008 menyewa secara terbatas di Amerika Serikat dan Jepang. Toyota kemudian merespon dengan meluncurkan mobil konsep Toyota FCV-R di Tokyo Motor Show 2011 yang diproduksi oleh namanya Mirai. Memang Mobil Fuel Cell sudah ada sejak 1966.

Dengan banyak manfaat yang ditawarkan oleh sel bahan bakar mobil, tidak ada tantangan yang buruk yang harus diambil oleh sel bahan bakar dapat digunakan secara komersial. Selain tingginya biaya produksi mobil, yang diperlukan sekitar 870 ribu dolar AS (sekitar 12 miliar rupee) infrastruktur stasiun pengisian hidrogen masih sangat terbatas dibandingkan dengan stasiun pengisian listrik. Ada juga masalah teknologi sebagai akibat dari reaksi kimia yang sel bahan bakar beku ketika mobil digunakan pada suhu rendah atau di musim dingin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *